Latest stories

  • in

    Miskin Ulian Tajen

    “Liu ane hidup ulian tajen to, Pak Yan. Uling di sayane, dagang nasi, dagang sate, dagang siap. Onden iraga ngomongang cuken ane ngelah kalangan tajene. Nak ada cara janine desa ane ngelola kalangan tajen. Pemasukan desane uling di cuken, Pak Yan” Tambah Pak De Dimpil. More

    Read More

  • in

    Raja-Rajaan

    “Men, apa adane anak ane ngaku-ngaku raja di gumi suba maju cara janine? Yen sing lengeh, sing mungkin lakar nyemak gae keketo. Buine ada ane mekidihang gelar paduka raja kone cara janine. Ngae-ngae dogen. Kaden gampang keketo opar-oper kema mai gelar anake?” Sahut Pak De Dimpil. More

    Read More

  • Hot

    in

    Bebotoh Lan Memotoh

    “Semua kembali pada diri kita sendiri. Mau ikut jadi bebotoh atau orang yang memotoh. Pilihannya ada pada diri kita sendiri. Seperti setiap pilihan lainnya, Hasil dari keduanya bukanlah kepastian. Keduanya nggak menjamin keberhasilan atau kesuksesan itu sendiri. Menjadi salah satu dari keduanya bukanlah kesalahan atau kebenaran. Hanya saja, keduanya mengandung konsekuensi yang berbeda, itu saja” Tutup Pak Yan Bracuk sambil beranjak pergi meninggalkan warung kopi Men Kempli. More

    Read More

  • Trending

    in

    Amati Internet

    Mungkin untuk sebagian besar orang, terutama untuk yang dikatakan sebagai “Kids Jaman Now” internet hanyalah identik dengan sosial media. Padahal, sosial media tidak lebih dari 1% kebutuhan orang yang berhubungan dengan internet. Lihat saja instansi pemerintah sekarang. Banyak sekali yang sudah mengarah ke basis elektronik yang memerlukan internet. Bukan hanya itu, berbagai bidang usaha juga membasiskan operasi datanya melalui internet, baik itu data keuangan, penjualan, pembelian dan lain sebagainya. More

    Read More

  • in

    Berlian

    Banyak sekali budaya lokal kita yang belakangan bergeser. Bukan hanya bergeser pada pelaksanaan, tapi juga bergeser maknanya. Banyak yang latah mengadopsi budaya tanpa berpikir. Mungkin lebih baik kalau saya istilahkan, banyak orang hanya ikut-ikutan tanpa memikirkan hal-hal yang lebih esensial. More

    Read More

  • Trending Hot Popular

    in

    Theist dan Atheist

    Theist dan Atheist memiliki satu persamaan. Keduanya sama-sama mengenal Tuhan. Hanya saja, wujudnya yang berbeda. Seorang theist mengenal Tuhan dalam sifatnya yang maha ada. Bisa juga dikatakan, seorang Theist mengenal Tuhan dalam keberadaan. Logika yang digunakan adalah logika angin. Tidak ada satu manusiapun yang bisa menggambarkan wujud angin. Tapi, hampir semua manusia bisa merasakan keberadaannya. Hanya karena angin tidak dapat dilihat dan digambarkan wujudnya, bukan berarti angin itu tidak ada. Angin itu ada dan mempengaruhi kehidupan alam semesta. More

    Read More