in ,

Tentang Togel

Mungkin, banyak yang sudah mengenal istilah Kodal atau Kode Alam. Istilah ini memang digunakan oleh sebagian besar pelaku Togel. Bagi para penggiat Togel, segala angka yang dilihat adalah Kodal. Segala macam angka yang ditemukan, baik itu dijalan, di rumah, di bungkus rokok adalah Kodal.

Bahkan, ada yang percaya kalau tanda-tanda seperti cicak jatuh, ular masuk rumah, kecoa mutar muter depan pintu dan lain sebagainya adalah Kodal yang mumpuni. Hal-hal seperti mimpi juga nggak jarang dicarikan tafsirnya untuk diterjemhkan sebagai Kodal.

Banyak dari Togelers yang percaya pada Kodal berujung pada klenik. Nggak jarang terdengar orang-orang yang meminta petunjuk angka melalui dukun, kuburan atau tempat-tempat angker lainnya.

Togelers yang percaya Kodal adalah serendahnya kasta dalam dunia Togel. Karena, mereka dianggap orang yang malas berpikir dan malas mencari angka. Mereka dikatakan orang yang hanya mau enaknya saja dan menang. Tanpa mau sedikit berusaha untuk memecahkan misteri angka-angka dan permainan dalam Togel. Nggak jarang mereka ini mudah sekali ditipu oleh iming-iming angka jitu dan pasti menang. Padahal, ujungnya uang melayang, menangpun nggak jadi.

Kasta berikutnya adalah mereka yang meyakini pola. Dalam dunia Togel dikenal yang namaya Paito atau daftar keluaran angka. Jadi, angka-angka yang pernah keluar dibuatkan tabel yang biasanya disusun per-hari atau bisa juga dalam satu kesatuan. Eh, ada juga lho yang menyediakan tabelnya secara digital. Meskipun tabelnya dalam bentuk Excel, tapi menurut saya ini adalah sebuah kemajuan. Setidaknya bagi dunia digital tanah air. Karena, ini adalah salah satu bukti kalau dunia digital sudah merambah hingga ke pelosok.

Ada pula yang menyediakan tabel secara online. Layaknya tabel digital yang bisa di kostumisasi menjadi berbagai urutan. Bisa juga tiap angka dalam tabel tersebut diberi warna sebagai penanda. Sungguh dunia Togel telah mengalami kemajuan yang pesat sekali belakangan ini.

Dari tabel hasil keluaran inilah mereka, Togelers, mencari pola-pola angka yang keluar. Mereka meyakini kalau angka-angka yang ada dalam tabel tersebut memiliki misteri dan pola yang selayaknya dipecahkan.

Jika Mbah Sujiwo Tedjo mengatakan bahwa matematika adalah ilmu melihat pola. Maka, mereka ini lah para matematikawan yang sesungguhnya. Setiap hari mereka berusaha mencermati dan mengamati pola-pola yang tertuang dalam kolom demi kolom angka dalam tabel tersebut. Mereka yang sebagian besar menghindari pelajaran matematika ketika bersekolah, sekarang tetiba sangat mencintainya.

Bagi mereka, keberhasilan menguak misteri angka tersebut adalah kebahagiaan yang sesungguhnya. Melebihi dari kebahagiaan memenangkan sejumlah uang hasil Togel. Ada kebanggaan yang bisa mereka pamerkan pada Togelers lainnya.

Nggak sedikit juga yang menyombongkan diri dan melabeli diri sebagai sang ahli atau umumnya dikenal dengan Master. Nggak jarang juga Togelers lain melabeli mereka dengan panggilan Mbah. Artinya orang yang prediksinya layak dipercaya karena memang terbukti pernah berhasil.

Nah, Master inilah kasta tertinggi bagi Togelers. Para Master adalah orang-orang berpengikut banyak. Mereka umumnya sangat demokratis. Mereka sangat terbuka dengan kemerdekaan berpendapat masing-masing. Untuk ini biasanya para Master menyertakan akronoim UPS yang artinya utamakan prediksi sendiri pada setiap angka-angka yang mereka prediksi.

Para Master nggak melulu bersikukuh dengan prediksi pribadinya. Mereka sering membuka ruang diskusi dan kolaborasi untuk menghasilkan prediksi yang lebih jitu. Prediksi yang lebih presisi untuk menguak tabir misteri angka Togel.

Di antara para Master juga sering terdapat perbedaan tekhnik dalam membaca peta dan pola angka. Setidaknya ada 2 jenis Master yang saya ketahui hingga kini. Pertama adalah master yang membaca Paito yang sudah saya jelaskan diatas. Yang kedua adalah master yang menggunakan rumus. Mereka yang berkeyakinan kalau angka-angka berpola dengan menggunakan rumus. Jangan salah, para Master nggak sembarang membuat rumus. Mereka menerapkan beberapa disiplin ilmu dalam rumus mereka. Sayangnya, disiplin ilmu itu adalah hasil kreasi mereka sendiri dan hanya mereka sendiri yang tahu formulanya.

Layaknya selebriti yang banyak penggemar, para Masterpun banyak yang memanfaatkan kepopulerannya untuk keuntungan pribadi. Mulai dari meminta komisi jika prediksinya tepat. Hingga meminta uang sebelum memberi prediksi. Dari sini munculah orang-orang yang memanfaatkannya untuk menipu orang lain. Para penipu ini banyak dikenal dengan istilah Jamu.

Entah apa kepanjangannya, tapi setahu saya, para penjual jamu adalah orang-orang yang sangat dihindari. Banyak orang yang sudah dirugikan oleh para tukang Jamu ini. Mereka adalah orang-orang yang sering diusir dimanapun Togelers berkumpul.

Serendah-rendahnya martabat manusia, menjadi tukang jamu adalah martabat paling rendah dalam dunia Togel. Mereka adalah orang-orang yang mengambil keuntungan diantara ketidaktahuan orang lain. Mereka mengambil keuntungan diantara orang-orang yang berharap merasakan kemenangan dalam Togel. Eh, ada banyak lho orang-orang yang hanya ingin merasakan kemenangan. Dan, lebih banyak lagi orang-orang yang meinginginkan kekayaan melalui Togel.

Nggak jarang orang yang menasehati bahwa kekayaan melalui Togel adalah kemustahilan. Tapi, tetap saja banyak orang yang bermimpi bisa kaya melalui Togel. Padahal, Togel sebenarnya hanyalah sebuah permainan tebak menebak angka.

Sebagaimana permainan tebak menebak lainnya, dia juga adalah permainan dengan kemungkinan. Dalam bermain dengan kemungkinan, tentu diperlukan prediksi yang akurat agar segala kemungkinan yang nggak perlu bisa disisihkan.

Togelers berkumpul dan bersatu untuk satu misi, yaitu mengalahkan Bandot atau istilah lainnya Bandar. Banyak yang bersorak soray ketika Bandar bisa dikalahkan. Banyak pula yang meradang kecewa karena prediksinya begitu saja dimentahkan oleh Bandot. Tapi, Togelers adalah orang-orang yang pantang menyerah sebelum Bandot tumbang. Kegagalan hari ini akan mereka perjuangkan lagi esok hari. Mereka adalah orang-orang yang pantang menyerah.

Jika dilihat dari sudut pandang hiburan, Togel sebenarnya hanyalah satu dari sekian banyak permainan yang melibatkan tebak menebak angka. Seharusnya memang Togel dilihat hanya sebagai hiburan semata. Meski didalamnya ada perputaran uang yang cukup besar. Toh, yang bermain hanya bermodal seribuan.

Terlepas dari banyak yang tergila-gila karenanya, itu kembali kepada individu masing-masing yang memang silap mata dan tergiur pada hal yang keliru. Nggak jauh berbeda dengan perjudian jenis lain, nggak pula jauh beda dengan main tebak-tebakan jenis lain. Hanya saja, mungkin Togel terlanjut dipersepsikan buruk oleh kebanyakan orang hingga Togelpun menjadi buruk karena ulah individu yang terlibat didalamnya. Begitu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − fifteen =

Bebotoh Lan Memotoh

Raja-Rajaan